Mengenali Perbedaan Antara Gejala Kanker Paru dan TBC (Tuberculosis) oleh - layananhomecare.online

Halo sahabat selamat datang di website layananhomecare.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mengenali Perbedaan Antara Gejala Kanker Paru dan TBC (Tuberculosis) oleh - layananhomecare.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Paru-paru merupakan salah organ penting yang berperan penting dalam sistem respirasi atau pernapasan. Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatannya dan menjauhkan diri dari berbagai risiko penyakit yang dapat menyerang paru-paru. Untuk mendiagnosis penyakit pada paru-paru, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Hal ini dikarenakan beberapa gejala dari penyakit paru-paru mungkin memiliki kemiripan. Contohnya Anda perlu mengetahui perbedaan gejala kanker paru dan TBC (tuberculosis).

Perbedaan dari gejala kanker paru dan TBC

risiko kanker paru

TBC dan kanker paru seringkali sulit dibedakan hingga terkadang salah didiagnosis sejak lama. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki gejala yang mirip.

TBC dan kanker paru memiliki gejala yang serupa, di antaranya:

Namun, mengidentifikasi riwayat kesehatan dan pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu ahli medis mencurigai kanker paru-paru.

Berikut lebih jelasnya perbedaan antara gejala kanker paru dan TBC:

  • Demam. Temperatur atau suhu tubuh ketika pengidap TBC demam berada di angka yang rendah dan mengalami peningkatan pada malam hari, sedangkan kanker paru tidak spesifik.
  • Penurunan berat badan. Pada pengidap kanker paru, berat badan akan turun secara drastis atau tiba-tiba, sedangkan penurunan berat badan akan terjadi secara bertahap pada pengidap TBC.

Selain itu, batuk merupakan gejala paling umum dari kanker paru. Namun, sulit untuk membedakan gejala batuk dari kanker paru dan TBC. Jika mengalami batuk lebih dari dua minggu dan memiliki riwayat merokok, dokter harus mempertimbangkan kemungkinan seseorang mengidap kanker paru.

Diagnonsis kanker paru dan TBC

Kanker paru

Karena memiliki gejala yang hampir sama, sulit mendiagnosis apakah seseorang mengidap TBC atau kanker paru dan bahkan seringkali terjadi kesalahan dalam pelaksanaannya. Selain itu, usia pun tidak lagi menjadi bahan pertimbangan dalam faktor pembeda.

Hal ini dikarenakan, awalnya TBC cenderung umum terjadi pada orangtua akibat penurunan sistem imun dan kanker paru sudah mulai banyak ditemukan pada usia muda.

Namun, untuk mendiagnosis kanker paru pada pengidap atau yang memiliki efek residual akibat TBC, terdapat ciri khas tertentu. Hal ini bergantung pada berbagai gejala klinis yang terjadi, riwayat medis, dan letak kanker yang tumbuh.

Lalu, kanker paru juga dapat segera didiagnosis apabila pengobatan yang spesifik dilakukan untuk TBC ternyata tidak efektif. Pemeriksaan dan investigasi yang tepat perlu dilakukan untuk mendiagnosis TBC atau kanker paru.

Selain punya kemiripan gejala, TBC meningkatkan risiko kanker paru

Sebuah penelitian mengungkapkan, pengidap TBC yang sudah sembuh masih harus mendapat perhatian secara berlanjut karena berisiko mengembangkan kanker paru.

Artikel ilmiah lain juga menyatakan bahwa TBC sempat diasumsikan sebagai faktor risiko kanker paru. Sejumlah studi dari beberapa penjuru dunia pun telah membuktikan terdapat hubungan signifikan antara mantan pengidap TBC dan kanker paru. Namun, tetap dibutuhkan studi lain yang lebih luas untuk mendukung hipotesis ini.

Memperhatikan gejala sebuah kondisi kesehatan sangat penting agar tepat dalam melakukan tindakan upaya perawatan atau pengobatan. Karena memiliki kesamaan dalam gejala, kanker paru sama TBC terkadang sulit dibedakan saat akan didiagnosis.

Anda perlu teliti dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Bagi pengidap TBC, sebaiknya juga tetap waspada meski sudah dinyatakan sembuh. Hal dikarenakan orang dengan riwayat atau sedang mengidap TBC memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker paru.

Itulah tadi informasi mengenai Mengenali Perbedaan Antara Gejala Kanker Paru dan TBC (Tuberculosis) oleh - layananhomecare.online dan sekianlah artikel dari kami layananhomecare.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Posting Komentar

0 Komentar